HARI BARU
By Adam M Ilham
Oke guys kali ini gue bakalan cerita tentang salah satu sahabat gue yang pernah gue ceritain pada cerita gue sebelumnya yaitu Adam M. Ilham disini gue menulis cerita yang di buat olehnya langsung dari buku diary peninggalan Adam sebelum dia balik ke Jakarta. Gak tau kenapa buku itu ada sama gue yang jelas gue selalu simpen tuh buku. Buat Adam kalo lo baca tulisan ini, Gue minta izin bro buat posting tulisan lo oke. Lets Check It out.
8 September 2012
Hari ini amat aneh,Tidak seperti biasanya asramaku pagi ini dipenuhi arwah penasaran yang lalu lalang di lobi asrama. Asrama dengan model gaya belanda ini menjadi tempat yang dituju pertama kali setelah liburan lebaran kemarin. Hal yang unik disini entah kebiasaan atau tradisi orang-orang yang berjalan kesana kemari,Bolak-balik masuk kamar orang lain dengan Watados(wajah tanpa dosa).
Kehidupan sebagai siswa MAN ICG ini seperti siswa lainnya di sekolah Mewah(mepet Sawah) kalau aku lapar, aku makan. kalau Haus,Aku minum. kalau ngantuk otomatis aku itdur (apa hubungannya coba..?)sebagai salah satu siswa yang tidak pulang di hari kemenangan umat islam ini,aku merasa canggung dengan keadaan yang kurasakan sekarang. Coba saja biasanya setelah sholat subuh kami main basket atau kembali lagi ke alam bawah sadar,kini harus kembali ke aktifitas yang sepertinya membosankan.
Pagi ini kuawali dengan shalat subuh sendiri di kamar karena aku telat bangun. "syauqi...!Cepat qi...!"teriak teman kamrku yang sedang memegang perutnya mungkin dia sedang menahan perutnya yang sakit karena makanan disini.
Makanan disini memang berbeda dengan makanan daerah manapun yang pernah aku coba. Masakan disini tidak terasa hambar,tidak terasa manis ,tidak terasa asin,sedikit pedas,tapi tetap enak. Mungkin aku bisa bilang enak karena memang punya jiwa petualang yang ingin mencoba tiap masakan atau memang lidah dan otakku yang tidak sejalan.
Farhan,Salah satu kelompok "autis" ini sepertinya sedang tidak dihinggapi nasib baik. dia harus menunggu didepan pintu yang dibaliknya ada syauqi yang sedang bermeditasi dengan sangat khusyuk. Tapi sepertinya langit masih berpihak padanya. Tidak sampai dua menit Syauqi langsung keluar dengan wajah lega seperti baru saja dapat pencerahan. Tanpa Basa basi farhan langsung masuk dan mengunci pintu untuk bermeditasi juga.
Ya,kamar yang kecil & dihuni 4 makhluk yang belum jelas ini punya nama "Autis" entah apa yang menjadikan kamar ini bernama autis tapi kami sering mengejek diri kami sendiri jika tidak ada penampakan lain selain kami& pendahulu kami.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar