hey guys,udah lebih dari satu bulan gue fakum dari nulis blog ini yah,jadi kangen gue..hehe ini ada cerpen buatan gue Selamat Membaca.....
Seperti biasa, setelah pulang sekolah aku menyempatkan berkunjung ke rumah sahabatku Valdi. biasanya sehabis dari sekolah aku bermain playastation atau hanya sekedar numpang lewat karena rumahku dengan dia satu arah. Hari ini tidak seperti biasanya aku begitu semangat untuk segera sampai ke rumah valdi,ada hal penting yang mau aku ceritakan dengannya. kami tidak pulang ke rumahnya bersama karena aku harus piket kelas terlebih dahulu.
"Assalamualaikum" salamku begitu sampai di depan rumah sambil mengetuk pintu
"Waalaikumsalam,sebentar yah" suara pembantu valdi terdengar menghampiri pintu rumah
"eh mas Iyas,itu den Valdinya udah nunggu di kamar,masuk aja"ujar pembantu keluarga valdi
"makasih bi,saya masuk yah"
Aku langsung masuk dan menaiki tangga,karena kamar valdi berada di lantai dua. Ayah valdi adalah seorang pengusaha sedangkan ibunya adalah kepala sekolah di SMA tempat aku dan valdi bersekolah jadi wajar kalo jam segini masih sepi karena keduanya masih ada di kantor masing-masing.
"woy Val,ngelamun aja lo. sorry lama tadi angkotnya ngetem dulu di perempatan sekolah"
"wih,siapa juga yang ngelamun,lagian tumben kamu semangat banget dateng ke rumah saya ada apa hayo??"tanya Valdi penuh selidik
"tau aja lo kalo gue lagi ada apa-apa,tau gak val,Gue lagi Jatuh Cinta nih hehe"ujarku ke Valdi
"SAMA SIAPA?" teriak valdi mengagetkanku
"weh santai bro,jangan teriak-teriak entar kuping gue budek aja"
"sorry lagian tumben kamu bicarain soal cinta biasanya kamu masalahnya sama guru mulu"
"kalo itu beda lagi,pokoknya keren banget dah dia itu anak kelas X-1 namanya bulan,loe pasti kenal banget dong secara pernah satu SMP bareng kan hehe"
Valdi begitu kaget saat aku menyebutkan nama bulan,perempuan yang aku sukai di sebut. ia langsung menanyakan kepadaku
"kamu benaran suka sama dia?"
"yah gak terlalu juga sih cuma,dia itu mirip sama teman gue dulu di smp dan karena gue melihat dia baik dan cantik so gue agak suka sama dia" jawabku antusias
valdi hanya berdiam tanpa merespon jawaban dariku Ada yang aneh dengan dirinya, sepertinya dia sedang memiliki suatu hal yang di pendam. akupun menanyakan perihal dirinya.
"loe kenapa Val?ada masalah?"
"gak kok,cuma kaget aja kenapa loe bisa suka sama dia. tapi gak apa-apa gue seneng kok dengernya"jawab Valdi
"ya udah kalo ada apa-apa cerita aja yah sama gue oke!"
Valdi hanya mengangguk sedikit.
......
Hari ini adalah hari yang sangat menentukan bagiku, karena setelah kurang dari setahun berada di kelas sepuluh, hari ini akmi akan melangsungkan ujian akhir semester 2 dan yang paling menentukan karena pada semester ini kami akan di juruskan apakah IPA, IPS , atau Bahasa. Seperti biasa aku berangkat bersama sahabatku Valdi. Setelah kemarin sore kami cerita dan amalmnya aku kembali ke rumah Valdi untuk belajar bersama. Selama satu minggu ini kami akan di sibukkan dengan ujian.
Sampai hari terakhir ujian aku masih kewalahan dalam menjawab semua mata pelajaran yang ada. terutama Kimia dan Biologi. Aku paling anti dengan yang namanya hafalan. aku lebih suka Matematika dan Fisika yang menurutku lebih menantang, Valdi jelas berbeda, Dia lebih suka pelajaran biologi yang sarat akan pelajaran Alam. Bahkan dia berambisi untuk masuk ke fakultas Kedokteran di Universitas ternama Indonesia. yang jelas dengan perbedaan itu kami bisa saling melengkapi.
Akhirnya hari terakhir ujian pun selesai. Aku berencana untuk bermain di rumah Valdi setelah ini. Bel tanda selesai ujian pun berbunyi. lantas aku dan seluruh teman kelasku X-6 keluar satu persatu. Saat aku ingin berbelok ke arah gerbang sekolah, tidak sengaja aku menabrak salah satu siswi yang ada di sampingku. sontak aku segera membantu ia berdiri dan membantu membereskan kertas-kertas yang berserakan di lantai. Begitu aku lihat wajah perempuan tersebut, ternyata dia adalah Bulan, perempuan yang telah membuat hariku indah.
"Eh Maaf yah tadi gue gak sengaja" ucapku dengan agak terbata-bata
"iya gak apa-apa kok, Aku juga tadi buru-buru jadi gak melihat kamu" jawabnya manis
Aku hanya melamun sesaat setelah ia berbicara hal itu, tenyata dia dari dekat begitu manis suaranya.
"Eh kamu kenapa?ya udah Aku duluan yah!" ujarnya seraya berlalu
"oh,eh ya udah..." kataku sambil melihat ia berlalu
Terlihat di bawah kakiku sesuatu yang aneh berbentuk bunga, saat aku ambil dengan tanganku ternyata itu adalah sebuah pin, mungkin punya dia saat terjatuh tadi. Aku merasakan bahwa aku bakal bertemu kembali dengan dia. aku pulang sambil bersenandung riang.
.....
setelah ajang tabrak-tabrakan yang menurutku lebih seperti FTV kacangan, aku langsung bergegas menuju rumah Valdi dan menceritakan hal tersebut kepadanya.
"Tau gak lo Val, tadi gue tabrakan sama dia, terus gue liat senyumnya dari deket dan lo tau gue gak sengaja nemuin pinnya yang ketinggalan" Ujarku kepada Valdi setelah berada di kamarnya
Valdi kaget saat aku tunjukan pin berbentuk bunga tersebut.
"Itu Pin yang sering dipakai sama Bulan waktu SMP, mungkin itu benda favoritnya"
"pokoknya besok gue bakal kasih langsung ke dia,doain gue yah Val"ucapku sambil nyengir
Seperti rencana,keesokan harinya aku bergegas menuju kelas X-1 pada jam istirahat untuk bertemu dengan Bulan. Aku melihat kelas Bulan sudah kosong, Aku mencari dia di kantin sampai perpustakaan ternyata tidak ada juga. terakhir aku putuskan mencarinya di taman samping sekolah, dan akhirnya aku menemukannya sedang duduk menulis sesuatu di bukunya. Dengan agak gugup aku coba menyapa dia.
"Hai, maaf mengganggu, kamu lagi sibuk gak?" Tanyaku pada Bulan
"Gak kok, ada apa?oh iya kamu Iyas kan sahabat Valdi?" sambil mempersilahkanku duduk
"ohh kok kamu tau sih?" tanyaku heran
"gak aku sering liat kamu main sama Valdi terus" ujarnya sambil tersenyum
"iya hehe aku emang sering main sama dia mulu" jawabku, kok malah ngelantur sih
"oh iya kemarin kamu inget gak waktu aku gak sengaja nabrak kamu, ini aku gak sengaja nemuin pin ini di jalan pasti itu punya kamu, kata Valdi itu pin kesayangan kamu" sambil menyerahkan pin tersebut dari dalam kantong
'Ya ampun, makasih banyak yah, kok Valdi tau ini pin kesayangan aku? Makasih banyak yah yas" jawabnya sambil tersenyum senang
"Kok malah Valdi sih yang di omongin" ujarku dalam hati
"iya udah yah aku balik ke kelas dulu,udah mau bel masuk nih" kataku kepada bulan
"eh yas, boleh minta tolong gak, tolong kasihin Valdi dong bilang aja ini permintaan dia yang kemarin gitu" pintanya seraya memberikanku sebuah buku tulis yang tadi dia tulis
"oh iya nanti aku kasih"
"makasih ya iya sekali lagi" ujarnya
"sama-sama" jawabku sambil berlalu
Sesampainya di kelas aku langsung duduk termenung di bangku sambil menatap buku yang di berikan Bulan untuk valdi, Kok Valdi lagi sih ujarku dalam hati
Bersambung.....
"Tau gak lo Val, tadi gue tabrakan sama dia, terus gue liat senyumnya dari deket dan lo tau gue gak sengaja nemuin pinnya yang ketinggalan" Ujarku kepada Valdi setelah berada di kamarnya
Valdi kaget saat aku tunjukan pin berbentuk bunga tersebut.
"Itu Pin yang sering dipakai sama Bulan waktu SMP, mungkin itu benda favoritnya"
"pokoknya besok gue bakal kasih langsung ke dia,doain gue yah Val"ucapku sambil nyengir
Seperti rencana,keesokan harinya aku bergegas menuju kelas X-1 pada jam istirahat untuk bertemu dengan Bulan. Aku melihat kelas Bulan sudah kosong, Aku mencari dia di kantin sampai perpustakaan ternyata tidak ada juga. terakhir aku putuskan mencarinya di taman samping sekolah, dan akhirnya aku menemukannya sedang duduk menulis sesuatu di bukunya. Dengan agak gugup aku coba menyapa dia.
"Hai, maaf mengganggu, kamu lagi sibuk gak?" Tanyaku pada Bulan
"Gak kok, ada apa?oh iya kamu Iyas kan sahabat Valdi?" sambil mempersilahkanku duduk
"ohh kok kamu tau sih?" tanyaku heran
"gak aku sering liat kamu main sama Valdi terus" ujarnya sambil tersenyum
"iya hehe aku emang sering main sama dia mulu" jawabku, kok malah ngelantur sih
"oh iya kemarin kamu inget gak waktu aku gak sengaja nabrak kamu, ini aku gak sengaja nemuin pin ini di jalan pasti itu punya kamu, kata Valdi itu pin kesayangan kamu" sambil menyerahkan pin tersebut dari dalam kantong
'Ya ampun, makasih banyak yah, kok Valdi tau ini pin kesayangan aku? Makasih banyak yah yas" jawabnya sambil tersenyum senang
"Kok malah Valdi sih yang di omongin" ujarku dalam hati
"iya udah yah aku balik ke kelas dulu,udah mau bel masuk nih" kataku kepada bulan
"eh yas, boleh minta tolong gak, tolong kasihin Valdi dong bilang aja ini permintaan dia yang kemarin gitu" pintanya seraya memberikanku sebuah buku tulis yang tadi dia tulis
"oh iya nanti aku kasih"
"makasih ya iya sekali lagi" ujarnya
"sama-sama" jawabku sambil berlalu
Sesampainya di kelas aku langsung duduk termenung di bangku sambil menatap buku yang di berikan Bulan untuk valdi, Kok Valdi lagi sih ujarku dalam hati
Bersambung.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar