Assalamualaikum wr.wb
Hai guys apa kabar? Semoga Kalian semua baik-baik yah. oke kali ini gue lagi mencoba untuk membuat sebuah puisi nih. yah ini terinspirasi dari film AADC2, bukan dari segi ceritanyanya yah, tapi cara merangkai katanya(udah lah gak boleh dibahas hehe maafin). Gue minta maaf kalo Puisinya masih jauh dari kata sempurna, Maka dari itu minta kritik dan sarannya yah di kolom koment. HAVE NICE READ hehe ^_^
AKHIR PENANTIAN?
By : Ahmad Ayas
Waktu...adalah keadaan utuh yang
membatasi kehadiranku
Kesempatan....adalah peristiwa
nyata yang membingungkan
Menunggu....sebuah kata kerja
bermakna ganda yang selalu aku sampaikan
Sedangkan kehadiran,adalah
sepotong khayalan palsu berlapis sebuah harapan
Hati ini kembali pilu, membayangkan
sebongkah kiasan semangat bersama waktu yang menemani perjalanan ini
Kesempatan yang terbiasa hadir
disetiap detik waktu, seakan tak ingin lagi berpapasan dengan raga ini
Tidak ada lagi kata menunggu
dalam kamus tebal berdebu, yang tersisa hanya ungkapan klise bertabur khayalan
Dan hadirnya, hilang dari
permukaan, berganti dengan bayangan semu bertajuk kehampaan
Ternyata waktu tak ingin semua itu terulang...
Dia hadirkan sedetik cahaya
mengharapan, lewat sebuah pertemuan kebahagiaan
Saat itu, keempat unsur kembali
bersama. Merangkai kalimat perjuangan tentang sebuah Penantian
Aku bukan rangga dalam film ada
apa dengan cinta yang sangat pintar merangkai kata. ..
Saat ratusan purnama menunggu
penantian mereka, Aku hanya bilang dalam hati, tak perlu menunggu sebegitu
lama. Biarkan Allah dan aku yang tau kapan waktunya ...
Pengakuan tak akan menjadi solusi
perasaan, hanya ada kesabaran dan ikhtiar untuk menemukan kebahagiaan, biarlah
begitu hingga Akhir Penantian.
Bandung, 22 Mei 2016
Sebuah rangkaian Sajak renungan
hati

Tidak ada komentar:
Posting Komentar