Minggu, 22 Mei 2016

PUISI AYAS #1

Assalamualaikum wr.wb 
Hai guys apa kabar? Semoga Kalian semua baik-baik yah. oke kali ini gue lagi mencoba untuk membuat sebuah puisi nih. yah ini terinspirasi dari film AADC2, bukan dari segi ceritanyanya yah, tapi cara merangkai katanya(udah lah gak boleh dibahas hehe maafin). Gue minta maaf kalo Puisinya masih jauh dari kata sempurna, Maka dari itu minta kritik dan sarannya yah di kolom koment. HAVE NICE READ hehe ^_^

AKHIR PENANTIAN?
By : Ahmad Ayas

Puisi teruntuk entah siapa disana...

Waktu...adalah keadaan utuh yang membatasi kehadiranku

Kesempatan....adalah peristiwa nyata yang membingungkan

Menunggu....sebuah kata kerja bermakna ganda yang selalu aku sampaikan

Sedangkan kehadiran,adalah sepotong khayalan palsu berlapis sebuah harapan




Hati ini kembali pilu, membayangkan sebongkah kiasan semangat bersama waktu yang menemani perjalanan ini

Kesempatan yang terbiasa hadir disetiap detik waktu, seakan tak ingin lagi berpapasan dengan raga ini

Tidak ada lagi kata menunggu dalam kamus tebal berdebu, yang tersisa hanya ungkapan klise bertabur khayalan

Dan hadirnya, hilang dari permukaan, berganti dengan bayangan semu bertajuk kehampaan



Ternyata waktu tak ingin semua itu terulang...

Dia hadirkan sedetik cahaya mengharapan, lewat sebuah pertemuan kebahagiaan

Saat itu, keempat unsur kembali bersama. Merangkai kalimat perjuangan tentang sebuah Penantian

Aku bukan rangga dalam film ada apa dengan cinta yang sangat pintar merangkai kata. ..

Saat ratusan purnama menunggu penantian mereka, Aku hanya bilang dalam hati, tak perlu menunggu sebegitu lama. Biarkan Allah dan aku yang tau kapan waktunya ...

Pengakuan tak akan menjadi solusi perasaan, hanya ada kesabaran dan ikhtiar untuk menemukan kebahagiaan, biarlah begitu hingga Akhir Penantian.


Bandung, 22 Mei 2016
Sebuah rangkaian Sajak renungan hati


Tidak ada komentar:

Posting Komentar