Senin, 09 Mei 2016

LOL (Leader Of Life) Inspiring Story from Cigalontang

LOL

(Leader Of Life)
By: _Ahmad Ayas_




APRIL 2016 

            Pagi-pagi buta, setelah semua telah menunaikan kewajiban kita kepada sang Khalik, kami bergegas bersiap diri untuk berangkat menuju ke daerah yang aku sendiri belum tau pasti letak dan kondisinya. Awalnya bukan itu tujuan kami semua, mungkin sebagian dari kawan-kawanku sedikit kecewa dengan perubahan itu tapi jujur aku sendiri kurang peduli kemana kita akan pergi, yang penting aku bisa mencari inspirasi baru dan sedikit mencuci mata, Siapa tau ada yang nyangkut.
                Mobil yang kami naiki begitu sesak degan manusia haus ilmu. Aku sendiri sampai harus berdempetan dengan sahabatku di samping. Tapi lumayan untuk memejamkan mata walau sejenak. Sempat perjalana n kami di iringi gelak tawa teman-teman, Namun tak berselang lama hawa panas menghantui kami semua. Rasanya seperti berada di sebuah ruang tertutup tanpa ada ruang untuk bernapas dan di dalamnya ada jutaan orang berebut udara. Aku sendiri sampai ingin muntah karenanya. Akhirnya keputusan terakhir kami istirahat sejenak mengisi perut yang kosong sambil menunggu mobil di perbaiki.
                Cukup dengan cerita horornya, cerita ini di lanjutkan ketika kami semua sudah berada di sebuah kelas yang bersampingan dengan masjid. Nama daerah yang kami kunjungi adalah di kecamatan cigalontang. Kesan pertama yang aku dapat sekilas dari tempat ini adalah tidak ada tempat pembuangan akhir yang cukup layak, apapun jenisnya. Mau dari hasil manusia ataupun lainnya. Namun yang aku kagumi dari desa ini adalah lingkungannya yang sangat asri dan bersih.
                Mulailah cerita yang menginspirasinya. Seseorang yang mengubah mindsetku tentang pemimpin. Ialah ustad yang kegiatan sehari-harinya hanya di peruntukan bagi warga sekitar. Sesosok yang selalu belajar untuk meneladani sifat nabi Muhammad SAW. Bagiku beliau adalah jawaban tentang pemimpin yang selama ini aku pertanyakan. “adakah orang yang mampu menginspirasi masyarakat dan mengayominya secara tulus.
                Sudah berkali-kali aku mencari sesosok inspirator yang bisa mngubah pemikiranku, namun semuanya hanya bertahan sementara. Namun kali ini berbeda dari biasanya. Aku sedikit kurang percaya dengan penyampaian beliau tentang kondisi masyarakat desa yang begitu percaya dengan beliau, maka dari itu saat ada waktu untuk observasi langsung, aku langsung menanyakan kepada masyarakat desa. Dan alhasil aku semakin kagum dengan beliau. Jarang sekali ada orang yang sebegitu di percayai degan amanah yang menurutku itu sangat besar. Bahkan orang-orang yang lebih tuapun mendengar apa yang beliau katakan. I think It’s The best fact i have. Sangat susah bahkan mendekati mustahil agar orang-orang yang lebih tua dengan kita mau mendengarkan bahkan menuruti apa yang kita sarankan.
                Narasumber yang aku ajak berkomunikasi saat observasi adalah bapak-bapak berusia 60 tahunan. Beliau bersama istrinya sudah sejak tahun 60 menempati desa tersebut. Cerita-cerita yang beliau sampaikan sangat menarik. Mulai dari ada sebuah kelompok yang bersembunyi di daerah mereka sampai ada adik beliau yang meninggal karena tertembak kelompok tersebut. Hingga saat ini zaman pak ustad yang sangat menginspirasi itu. Itulah bagian menariknya. Bayangkan seorang yang dapat dikatakan sudah sepuh sangat bergantung pada pak ustad tersebut. Bahkan beliau mengaku semenjak ada pak ustad ia tidak lagi terlilit hutang  dan adanya tengkulak. Subhanallah!!

                Setelah semua rangkain acara telah selesai. Aku dan yang lain bersiap untuk kembali ke bandung. Pokoknya pengalaman ini gak bakal bisa dilupakan. Kamipun kembali ke bandung dengan berjuta Ilmu dan pengalaman. 

1 komentar: